BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA

Jika Anda Bisa Mengetik dan Akses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang dari Bisnis Tiket Pesawat Online

Rekan Netter ...

Prospek Bisnis online di bidang penjualan tiket pesawat masih sangat besar peluangnya, selama perusahaan penerbangan masih ada dan dunia pariwisata terus berkembang, bisnis tiket tiket pesawat masih layak untuk dipertimbangkan, hal yang perlu diperhatikan adalah menjamurnya pusat penjualan tiket dimana – mana, sehingga daya saing semakin tinggi, perlu suatu terobosan yang inovatif agar tetap bersaing sehat. Ini lah yang menjadi pertimbangan birotiket.com sehingga membuka peluang bisnis online menjadi biro tiket pesawat secara online dengan modal sedikit tetapi hasil yang sangat luar biasa..

KEUNTUNGAN APA SAJA YANG AKAN ANDA DAPATKAN ?

1. Proses reservasi / booking bisa dilakukan darimana saja dan kapan saja di seluruh wilayah Indonesia.

2. Data yang transparan langsung dari airline.

3. Proses reservasi langsung dilakukan dari sistem airline.

4. Anda bisa mencetak sendiri tiket anda dan penumpang anda bisa langsung terbang.

5. Pembayaran melalui transfer bank sehingga bisa lebih cepat dan akurat.

6. Anda bisa menjual kembali tiket tersebut kepada orang lain dengan harga pasar.

Selain beberapa keuntungan di atas, masih banyak lagi keuntungan yang akan anda dapatkan jika bergabung bersama kami, selengkapnya silahkan klik disini

Selasa, 29 Januari 2013

Beragam Hal Jorok Ditemukan Pramugari di Pesawat

article-image

Penumpang pesawat bisa melakukan hal-hal jorok yang tak terpikirkan oleh orang lain sebelumnya. Seorang pramugari yang sudah bertugas lebih dari 20 tahun, Sara Keagle, menjadi saksinya. Ia berbagi tentang pengalamannya menemukan hal-hal menjijikkan yang ditemukannya di pesawat.

Dalam blog-nya, Flying Pinto, Keagle menuliskan pengalaman-pengalaman uniknya ini. Salah satunya, cerita tentang seorang penumpang pesawat, seorang ibu muda memompa air susunya mulai dari baris masuk, duduk, sepanjang penerbangan, hingga mendarat. Bukan hal yang menjijikkan bila dilakukan di tempat pribadi, tetapi ibu ini memompa ASI-nya secara terang-terangan, tanpa penutup, dan kedua payudaranya dibiarkan terekspos.

Di sebuah penerbangan lain, seorang penumpang memanggil pramugari karena merasa ada cairan yang menetes di kepalanya dari tempat penyimpanan. Ketika dicek, ternyata merupakan ASI yang tadinya beku mulai mencair dan bocor.

Kisah lain adalah ketika Keagle dipanggil seorang penumpang yang merasa selimutnya basah dan minta diganti. Ketika selimut yang bermasalah diangkat, ia melihat ada ingus dalam jumlah banyak di selimut itu.

"Sangat menjijikkan. Sempat ada perasaan ingin muntah. Saya langsung masukkan ke kantong plastik," kata Keagle.

Kisah lainnya, Keagle melihat seorang penumpang yang duduk di kelas satu mengambil makanan menggunakan jari-jari salah satu kakinya, kemudian memakannya begitu saja.

Ada pula kejadian, seorang penumpang sembari menunggu giliran wc, duduk di kursi khusus pramugari/pramugara saat tinggal landas/mendarat. Begitu si penumpang bangkit, Keagle melihat ada cairan di kursinya. Ternyata si penumpang buang air kecil di situ.

Kejadian lain yang tak kalah menjijikkan adalah ketika seorang penumpang kelas satu menggantung kaus kaki basah dan baunya di ventilasi udara untuk mengeringkannya.

"Selama perjalanan, para penumpang lain mengeluhkan aroma tak menyenangkan itu," kata Keagle.

Saking takutnya menemukan hal-hal aneh lagi, setiap kali harus membersihkan kantung belakang tempat duduk, pramugari memilih menggunakan sarung tangan plastik tebal.

Salah satu kejadian, Keagle menemukan sebuah celana dalam perempuan dengan noda darah terselip di dalam salah satu kantung itu.

Kejadian paling menjijikkan, menurut Keagle adalah ketika seorang penumpang menggunakan tisu untuk mengelap kotoran BAB-nya, lalu memasukkan tisu bekas itu kembali ke kotak tisu. Salah satu pramugari menemukan tisu bekas itu karena ia sedang mencari tisu baru.

Sumber : infopenerbangan.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar