BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA

Jika Anda Bisa Mengetik dan Akses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang dari Bisnis Tiket Pesawat Online

Rekan Netter ...

Prospek Bisnis online di bidang penjualan tiket pesawat masih sangat besar peluangnya, selama perusahaan penerbangan masih ada dan dunia pariwisata terus berkembang, bisnis tiket tiket pesawat masih layak untuk dipertimbangkan, hal yang perlu diperhatikan adalah menjamurnya pusat penjualan tiket dimana – mana, sehingga daya saing semakin tinggi, perlu suatu terobosan yang inovatif agar tetap bersaing sehat. Ini lah yang menjadi pertimbangan birotiket.com sehingga membuka peluang bisnis online menjadi biro tiket pesawat secara online dengan modal sedikit tetapi hasil yang sangat luar biasa..

KEUNTUNGAN APA SAJA YANG AKAN ANDA DAPATKAN ?

1. Proses reservasi / booking bisa dilakukan darimana saja dan kapan saja di seluruh wilayah Indonesia.

2. Data yang transparan langsung dari airline.

3. Proses reservasi langsung dilakukan dari sistem airline.

4. Anda bisa mencetak sendiri tiket anda dan penumpang anda bisa langsung terbang.

5. Pembayaran melalui transfer bank sehingga bisa lebih cepat dan akurat.

6. Anda bisa menjual kembali tiket tersebut kepada orang lain dengan harga pasar.

Selain beberapa keuntungan di atas, masih banyak lagi keuntungan yang akan anda dapatkan jika bergabung bersama kami, selengkapnya silahkan klik disini

Senin, 12 Agustus 2013

Benarkah Kurang Tidur Memicu Kegemukan?


Berat badan berlebih ternyata bukan hanya perkara kelebihan makan dan kurang berolahraga saja. Semakin banyak bukti-bukti penelitian yang mengungkap kaitan antara kurang tidur dan kegemukan.

Peningkatan jumlah orang yang obesitas di Amerika Serikat (36 persen pada dewasa dan 18 persen pada anak), ternyata mengikuti semakin turunnya durasi tidur orang-orang kebanyakan. Pola ini juga tampak di beberapa negara industri.

Sebuah penelitian dilakukan untuk melihat aktivitas otak di area yang bertanggung jawab untuk mengontrol nafsu makan. Penelitian dilakukan pada orang-orang yang waktu tidurnya kurang.

Penelitian dilakukan oleh tim dari Universitas California, Berkeley, AS, dengan melibatkan 23 responden dewasa. Pertama, semua responden tidur normal selama 8 jam di laboratorium tidur. Di pagi hari otak responden dipindai dengan MRI ketika mereka melihat foto 80 jenis makanan.

Jenis makanan berkisar mulai dari rendah hingga tinggi kalori. Tiap item diberi nilai 1-4, sesuai keinginan responden terhadap makanan itu.

Bagian otak yang dipindai adalah beberapa area spesifik yang berkaitan dengan nafsu makan, selera, dan kepuasan makanan.

Tujuh hari kemudian, responden kembali ke laboratorium tidur dan mengulangi aktivitas tersebut. Bedanya, kali ini responden tidak boleh tertidur.

Hasilnya, kurang tidur mengganggu pilihan makanan dengan dua cara. Pertama dengan menghalangi aktivitas di area otak yang bertanggung jawab pada pilihan makanan sehingga responden tidak bisa memberi peringkat makanan mana yang betul-betul diinginkan.

Di waktu bersamaan, peningkatan aktivitas otak terjadi pada area amygdala. Area ini mengontrol ketertarikan pada makanan. Dengan kata lain, beberapa makanan tampak sangat menonjol dan menarik. Ketika dicek, ternyata jenis makanan tersebut kebanyakan yang tinggi kalori.

Dari hasil tersebut, para peneliti menyimpulkan kurang tidur mengganggu kemampuan membuat keputusan, serta meningkatkan keinginan makan makanan tidak sehat.

Meski penelitian tersebut berskala kecil, tetapi studi ini dapat dikembangkan untuk mengetahui lebih dalam kaitan antara kurang tidur dan peningkatan berat badan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar